Buat yang kesulitan rizki harta benda, atau rizki maknawi seperti kefahaman ilmu, taufik Nya, dll, bisa menuliskan diselembar kertas Surah As Shaad ayat 54
إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ (٥٤
Inna hadzaa larizqunaa maa lahuu min nafaad
Sungguh ini adalah rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya. [QS. SHAD 38:54]
Ditulis harus pada malam khusus, tidak bisa sembarang waktu (hanya di tiga malam saja dalam setahun hijriah, selain itu gak bisa).
Yakni: malam arofah (9 Dzulhijjah), malam Lailatul Qadar, dan malam saat separuh bulan Syaban.
Sumber Madras Ribath
إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ (٥٤
Inna hadzaa larizqunaa maa lahuu min nafaad
Sungguh ini adalah rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya. [QS. SHAD 38:54]
Ditulis harus pada malam khusus, tidak bisa sembarang waktu (hanya di tiga malam saja dalam setahun hijriah, selain itu gak bisa).
Yakni: malam arofah (9 Dzulhijjah), malam Lailatul Qadar, dan malam saat separuh bulan Syaban.
Sumber Madras Ribath


